Saksi Dalam Perkara Perceraian


Dalam perkara perceraian di Pengadilan Pihak Penggugat dibebani dengan kewajiban mengajukan bukti-bukti. Ada beberapa alat bukti dalam perkara perceraian dan yang paling sering diajukan adalah Alat Bukti Surat/Tulisan dan Bukti Saksi-saksi. Contoh Bukti Tulisan : Buku Nikah, Akta Perkawinan Cat.Sipil, KTP, Kartu Keluarga, Akta Lahir Anak, Print out Chatting WA, Slip Gaji dan dan lain sebagainya dalam bentuk tulisan. Sedangkan Bukti Saksi adalah orang dewasa, sehat jasmani rohani, baik pria maupun wanita yang benar-benar mengetahui permasalahan rumah tangga Anda, dimana

BUKU NIKAH HILANG APA BISA CERAI ?


Apabila Anda akan menggugat cerai pasangan anda di Pengadilan maka salah satu syarat mutlak (Adminstrasi) adalah harus ada Buku Nikah Asli, sebab Buku Nikah adalah bukti Otentik bahwa Anda dan pasangan adalah sepasang suami istri yang sah dan diakui negara karena telah melangsungkan prosesi dan syarat sahnya perkawinan menurut ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Bagaimana Hakim mau menceraikan Anda apabila status anda sebagai suami istri tidak bisa dibuktikan dengan Akta Otentik ? Buktikan dulu bahwa Anda adalah pasangan suami

Apakah Menggugat Cerai Harus Minta Izin Suami Atau Istri?


Tidak jarang perkawinan yang bertujuan untuk membentuk rumah tangga yang sakinah , mawadah dan rahmah ternyata kandas ditengah jalan dan putus karena perceraian. Hal ini bisa disebabkan karena adanya banyak faktor dalam menjalani bahtera rumah tangga seperti : karena terus menerus terjadi pertengkaran, perselingkuhan, KDRT, perbedaan prinsip, masalah ekonomi, bahkan terkait persoalan di atas ranjang. Perceraian sebenarnya bukanlah solusi untuk menyelesaikan masalah rumah tangga. Namun terkadang banyak pasangan yang sudah merasa putus asa karena setelah sekian lama tidak kunjung menemukan

Tahapan Sidang Perceraian Di Pengadilan


Proses sidang perceraian bila dihadiri Para Pihak di Pengadilan berlangsung cukup panjang. Berikut gambaran umum tahapan sidang perceraian di Pengadilan : Upaya perdamaian / mediasi Laporan Hasil Pembacaan Surat Gugatan Jawaban pihak Tergugat Tanggapan Penggugat atas jawaban pihak Tergugat (Replik ) Jawaban Tergugat atas Tanggapan Penggugat  (Duplik) Pembuktian dari Penggugat Pembuktian dari Tergugat Kesimpulan dari Penggugat & Tergugat Pembacaan Putusan Hakim Setelah putusnya perkara, pihak yang tidak puas atas putusan tersebut dapat mengajukan upaya hukum (verset, banding, dan peninjauan kembali)

KEUNTUNGAN MENGGUNAAKAN JASA PENGACARA


Banyak yang bilang menggunakan jasa pengacara itu sangat mahal. Pendapat tersebut tidak selamanya benar bila dibandingkan dengan resiko yang anda hadapi apabila menangani sendiri kasus hukum tanpa dibekali ilmu dan pengalaman.Berikut manfaat yang sangat besar apabila anda menggunakan jasa pengacara : 1. Dibantu Pengacara Anda akan Menghemat waktu, tenaga dan pikiran sehingga Aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Anda tetap bisa bekerja dan duduk tenang, pengacara akan urus semua permasalahan hukum Anda. Untuk diketahui bahwa mengurus sendiri gugatan cerai ke Pengadilan tanpa

Harta Bersama Dalam Perkawinan


Menurut  ketentuan UU Perkawinan No.1 Thn 1974 tentang Perkawinan dan Ketentuan dalam Kompilasi Hukum Islam, ditentukan bahwa Harta bersama dalam perkawinan (gono-gini) adalah seluruh harta benda / kekayaan yang diperoleh selama periode berlangsungnya perkawinan. Apakah harta tersebut diperoleh dari hasil kerja bersama atau dari jerih payah salah satu (suami atau istri saja) , maka harta tersebut tetap menjadi harta milik bersama. Karena telah menjadi harta bersama maka suami dan istri mempunyai hak dan kewajiban yang sama atas harta tersebut dan

Berapa Lama Proses Perceraian di Pengadilan


Proses perceraian di Pengadilan Agama (Islam) memakan waktu yang bervariasi, tergantung dari beberapa aspek, seperti : Siapa Penggugatnya, Tempat tinggal Para Pihak, Sikap dan Kehadiran Para Pihak dan sebagainya. Peroses tercepat memakan waktu 2,5 bulan dan paling lama hingga 6 bulan. Prediksi waktu tersebut adalah dimulai Sejak pendaftaran perkara di Pengadilan hingga terbit Akta Cerai. JENIS PERKARA PERCERIAN.Pada Pengadilan Agama (Islam), ada dua jenis perkara perceraian, yaitu Cerai Gugat jika yang mengajukan pihak isteri dan Cerai Talak jika yang mengajukan

Alasan Gugatan Cerai Agar Diterima Pengadilan


Dalam mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan harus terdapat alasan-alasan yang kuat agar gugatan bisa diterima Pengadilan. Gugatan yang tidak memuat dalil-dalil / alasan gugatan seperti yang ditentukan dalam undang-undang maka Pengadilan akan menolak gugatan Anda atau Gugatan tidak dapat diterima (NO).  Adapaun alasan gugatan cerai yang dapat digunakan untuk mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan menurut Peraturan Pemerintah RI No.9 Tahun 1975 adalah sebagai berikut : 1. Salah satu pihak berbuat zina 2. Salah satu pihak menjadi pemabok, pemadat atau penjudi

KODE ETIK ADVOKAT


Dalam menjalankan profesinya seorang Advokat / Pengacara di Indonesia harus berlandaskan dan berpegang teguh kepada Kode Etik Advokat. Karena Kode Etik Advokat merupakan hukum tertinggi dalam menjalankan profesi Advokat yang menjamin dan melindungi namun membebankan kewajiban kepada setiap Advokat untuk jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya baik kepada klien, pengadilan, negara atau masyarakat dan terutama kepada dirinya sendiri. Kode Etik advokat Indonesia disahkan pada tanggal 23 Mei 2002 oleh beberapa organisasi profesi saat itu yang telah ada. Organisasi-organisasi Profesi

Sebab & Alasan Wanita Dibolehkan Minta Cerai Dalam Islam


Sebab dan alasan wanita dibolehkan minta cerai Sesungguhnya tujuan utama dalam pernikahan adalah terbentuknya keluarga yang sakinah, mawadah dan rahmah seperti yang telah diterangkan Allah dalam al Quran Surat Ar Rum 21. Akan tetapi dalam beberapa kondisi dan keadaan, Islam juga telah memberikan solusi dan jalan bagi mereka yang tidak mampu menemukan kebahagiaan dalam berumah tangga dengan cara yang dihalal meskipun hal tersebut dibenci, yaitu cerai. Dalam istilah fiqihnya talak (khusus untuk pihak suami) dan khuluk (bagi sang istri) Para

Komponen Biaya yang Menentukan Besarnya Tarip Pengacara


Di Indonesia belum ada undang-undang / aturan khusus dan baku yang mengatur besarnya honorarium pengacara. Hal ini dikarenakan sifat dari jasa pengacacara itu sendiri yang sulit untuk dibakukan. Jasa Pengacara tidaklah bisa disamakan dengan suatu barang yang di produksi secara massal, karena jenis dan kualitas barang tertentu tidak sulit untuk ditentukan harganya  oleh produsen untuk jenis dan kualitas barang yang sama.  Sedangkan untuk tarip / harga  jasa Pengacara tidaklah semudah menentukan harga suatu barang. Karena Setiap kasus hukum tidak ada

Tips Menghindari Konflik dengan Pengacara Anda


Tidak menutup kemungkinan bisa terjadi konflik / perselisihan antara Klien dengan Pengacaranya. Perselisihan tersebut umumnya mengenai proses penanganan kasusnya serta menyangkut soal pembayaran honor dan fee Pengacara. Untuk menghindari perselisihan tersebut sebaiknya calon klien ikut secara aktif mengantisipasinya pada awal kesepakatan sebelum menandatangani Surat Kuasa. Berikut beberapa tips untuk menghindari konflik dengan Pengacara Anda : Membicarakan secara detail dan tuntas mengenai besarnya Honor Jasa Pengacara maupun Success Fee-nya (jika ada)  Success Fee adalah pembayaran tambahan jika berhasil memenangkan perkara yang

Bercerai Atau Bertahan Demi Anak ?


Parentsindonesia.com Apakah memertahankan pernikahan demi anak merupakan keputusan yang benar? Selalu ada dua jawaban atas pertanyaan tersebut. Di satu sisi, perceraian merupakan jalan yang terbaik ketimbang kehidupan perkawinan diisi dengan keributan dan ketidakharmonisan. Namun, jawaban yang lain menyebutkan bercerai bukan jalan yang terbaik bagi anak. Keputusan untuk bercerai, terutama ketika anak-anak dilibatkan, merupakan salah satu pilihan yang paling sulit yang harus dihadapi. Perceraian itu tidak baik. Perceraian hanya menambahkan stres pada kehidupan masing-masing pasangan, keluarga, teman-teman, dan anak-anak. Perceraian hanya

Call Now ButtonHUBUNGI KAMI SEKARANG
Open chat
Hallo. Bisa Saya bantu ?